Kabareskrim Mencak-mencak Ditanya VCD Polri Pro-Mega
Selasa, 27 Jul 2004 14:41 WIB
Jakarta - Ketus, geregatan, dan geram menahan kesal mewarnai suasana hati, raut muka, dan nada bicara Kabareskrim saat ditanya perkembangan kasus VCD Polri pro-Mega."Saya heran sekali. Kok jadi seperti ini. Anda-anda itu seneng kalau dibikin-bikin seperti ini. Saya mohon, Anda tidak memberi informasi yang menyesatkan. Informasi itu harus dikemas supaya suasana dingin. Jangan kemudian orang terprovokasi."Demikian tukas Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Suyitno Landung dengan nada ketus di kantornya jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Selasa (27/7/2004)"Intinya, itu masalah internal. Tidak boleh dibawa keluar. Apalagi digandakan dan disebarluaskan. Kan biasa, kalau Kapolwil atau Kapolres mengadakan pertemuan dengan purnawirawan atau bhayangkari. Saya juga waktu jadi Kapolres mengadakan pertemuan rutin," ujarnya dengan suara meninggi.Setelah terkesima dengan gaya Suyitno yang tidak biasanya itu, wartawan kemudian mengajukan pertanyaan berikutnya.Tapi dalam rekaman VCD itu kelihatan timpang, Mega dinilai bagus, sedangkan yang lain jelek? "Itu kan penilaian Anda, ya terserah Anda," sergah Suyitno dengan cepat.Tanya jawab pun berakhir. Wartawan hanya saling berpandangan dan tersenyum heran melihat Suyitno yang sedang bad mood. Biasanya, Suyitno memberi keterangan bertutur dan santai menjawab pertanyaan berbagai kasus. Entah kenapa kasus VCD yang satu ini membuatnya gusar. "Mungkin lagi M ... mencak-mencak maksudnya," celetuk seorang wartawan mengundang tawa geli.
(sss/)











































