I Nyoman Juniarta (31), anak buah kapal (ABK) Costa Concordia mengalami kondisi yang hampir mirip dengan para korban Titanic, seperti yang terekam dalam film yang diperankan Leonardo Di Caprio dan Kate Winslet.
Juniarta dalam kesehariannya bertugas dan tidur di bagian lambung kapal pesiar ini. "Cerita anak saya, ia seperti tidur di bawah permukaan air laut," cerita orang tuanya I Wayan Mirka kepada wartawan di rumahnya, Jl Tukad Bilok, Sanur, Denpasar, Jumat (20/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika mengetahui kapal mulai tenggelam, Juniarta berupaya menyelamatkan diri bersama ribuan ABK dan penumpang ke bagian atas kapal.
Korban pun berhasil mencapai bagian atas kapal bersama rekannya pada bagian akhir. "Ia terakhir keluar karena posisinya waktu itu di bagian bawah kapal," kata Mirka.
Ketika di atas posisi kapal sudah miring. Ia pun berupaya bergelantungan untuk menyelamatkan diri. Namun, setelah sekian lama bergelantungan, Juniarta merasa tak kuat lagi menahan tubuhnya.
Tangannya yang kekar tak kuat lagi berpegangan. "Tangannya tidak kuat lagi. Tanganya mulai keram, akhirnya ia terjatuh," kata Mirka.
Namun, naas dialami Juniarta. Ia terjatuh tidak di tempat yang empuk melainkan tubuhnya terpelanting pada bagian baja kapal. Akibatnya, kedua kaki dan punggungnya mengalami patah tulang "Kondisi saat itu kacau balau, tidak tidak tahu apa-apa lagi," tutur Mirka.
Berkat doa orang tua dan keluarganya, Juniarta diselamatkan oleh tim evakuasi. Sesaat setelah diselamatkan, Juniarta mendapatkan perawatan di RS San Giovanni, Dio Di Orgetello. Setelah mendapatkan perawatan darurat, korban dirujuk di RS Siena. "Sekarang anak saya masih tergeletak di ICU rumah sakit," ujar Mirka.
(gds/anw)











































