Periksa Sindikat Narkoba Iran, Polri Terkendala Bahasa

Periksa Sindikat Narkoba Iran, Polri Terkendala Bahasa

- detikNews
Jumat, 20 Jan 2012 14:30 WIB
Periksa Sindikat Narkoba Iran, Polri Terkendala Bahasa
Jakarta - Bahasa. Itulah salah satu kendala yang dialami penyidik Mabes Polri saat memeriksa sejumlah sindikat narkoba internasional asal Iran. Pelaku tidak bisa berbahasa Indonesia.

Polri terus mengembangkan penangkapan penyelundupan sabu seberat 50-60 kilogram yang dibawa masuk melalui perairan di Ujung Genteng.

"Susahnya dengan mereka ini tidak mengerti bahasa Indonesia," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, di sela Rapim TNI/Polri, Gedung PTIK, Jl Tirtayasa, Jumat (20/1).

Saud mencontohkan kendala bahasa yang dihadapi adalah ketika diinterograsi. "Saat diinterograsi, mereka pura-pura tidak mengerti Bahasa Indonesia," ujar Saud.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menangkap 7 warga negara Iran. Sedangkan 3 orang tewas saat baku tembak antara aparat kepolisian dan para penyelundup.

Sebelumnya, Senin (16/1), Direktorat Tindak Pidana Narkotika Mabes Polri telah melakukan penangkapan terhadap 6 orang warga negara Iran. 2 orang warga Somalia tewas tenggelam saat perahu penjemput barang haram dihantam ombak besar Laut Selatan.

(ahy/aan)


Berita Terkait