Diplomat Mesir Dibebaskan Kelompok Penculik di Irak

Diplomat Mesir Dibebaskan Kelompok Penculik di Irak

- detikNews
Selasa, 27 Jul 2004 13:41 WIB
Jakarta - Seorang diplomat Mesir tidak luput dari incaran kelompok penculik di Irak. Meskipun ia kemudian segera dibebaskan. Penculik membebaskan Mohammed Mamdouh Helmi Qutb karena karakter dan keyakinan beragamanya. Demikian disampaikan Qutb mengutip perkataan penculik kepada dirinya. Ayah tiga anak tersebut merupakan diplomat pertama yang menjadi korban penculikan dalam maraknya aksi penculikan di Irak beberapa bulan terakhir."Saya bebas dan telah berada di bagian misi Mesir di Baghdad," tukas diplomat tersebut seperti dilansir AFP, Selasa (27/7/20040."Saya berterima kasih kepada Tuhan dan semua yang bekerja untuk pembebasan saya," imbuh diplomat ranking tiga di misi diplomatik Mesir di Baghdad.Sebelumnya stasiun televisi Arab, Al-Jazeera menyiarkan video yang memperlihatkan sandera Mesir tersebut dibebaskan dan bahkan memeluk salah seorang penculiknya.Menurut Al-Jazeera yang mengutip salah satu anggota penculik, tawanan tersebut dilepaskan karena "keyakinan agamanya dan kualitas moral yang ia miliki".Menteri Luar Negeri (Menlu) Mesir Ahmed Abul Gheit mengucapkan terima kasih kepada rakyat Irak atas bantuannya dalam pembebasan sandera. Di tengah pembebasan Qutb, krisis penculikan di Irak terus berlangsung. Dua sopir asal Yordania yang bekerja untuk sebuah perusahaan yang mensuplai makanan untuk tentara AS, diculik kelompok gerilya Irak. Dua warga Pakistan dan seorang sandera asal Irak juga diancam akan dibunuh penculiknya. Pemerintah Pakistan meminta kelompok penculik untuk membebaskan warga negaranya itu. Alasannya, warga sipil tersebut tidak ada hubungannya dengan politik internasional. (ita/)



Berita Terkait