Kaum Muda NU Serukan Dukungan ke Mega-Hasyim
Selasa, 27 Jul 2004 12:32 WIB
Jakarta - Satukan barisan coblos Mega-Hasyim. Demikian seruan kaum muda NU untuk Pilpres putaran dua. Segenap warga dan simpatisan NU juga diajak bersikap sama.Seruan itu dibacakan Sekjen Fatayat NU Arifah Choirie Fauzi dalam jumpa pers di Hotel Bintang jalan Raden Saleh Jakarta Pusat, Selasa (27/7/2004).Mereka menyerukan kepada segenap kaum muda NU di seluruh Indonesia untuk menyatukan barisan dan mencoblos pasangan Mega-Hasyim pada Pilpres putaran dua. Diserukan juga kepada segenap warga dan simpatisan NU agar hanya memberikan suaranya kepada Mega-Hasyim.Pengasuh Ponpes As Shiddiqiyah KH Noer Muhammad Iskandar SQ mengakui, dukungan yang diberikan kepada Mega-Hasyim berdasarkan asas manfaat. Sebab pihaknya ingin pemimpin nanti bukan hanya mengaku sebagai warga NU, tapi juga sudah berkontribusi pada NU."Di sini, Pak Hasyim sudah teruji. Kalau NU tidak ada representasi di negara, NU akan kembali ke pinggiran. Kami tidak ingin ini terjadi. Karena itu kami punya kewajiban bagaimana supaya Hasyim bisa jadi pemenang," ujarnya.Ditegaskan Iskandar SQ, kaum muda NU tidak mengatasnamakan lembaga, tapi aktivis-aktivis lembaga otonom masing-masing.Tafsir PolitikKetua DPP PKB Andi M Ramly mengatakan, meskipun PKB belum mengambil sikap secara resmi, namun secara pribadi dirinya mengimbau kepada seluruh kader dan pengurus PKB di seluruh Indonesia untuk mendukung Mega-Hasyim."Saya menyatakan ini berdasar tafsir politik yang telah saya lakukan, termasuk membaca tindakan Gus Dur selama ini. Saya siap bertanggung jawab terhadap apa yang saya katakan ini secara pribadi," ujarnya."Karena menurut saya, sudah saatnya PKB tidak ke sana-sini lagi. Tapi menyatakan dukungan pada Pak Hasyim yang merupakan ketua umum PBNU, di mana PKB adalah anak kandung dari NU," tukas Andi.
(sss/)











































