"Saksi-saksi sedikit, sementara saksi kunci yang satpam itu masih belum bisa dimintai keterangan," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto saat dihubungi detikcom, Jumat (20/1/2012).
Imam mengungkapkan, tidak banyak yang menyaksikan peristiwa penembakan maling motor di depan Rumah Makan Padang Sederhana itu. Kejadian yang begitu cepat, membuat saksi tidak mengingat pelat nomor motr yang digunakan pelaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Ansar tertembak saat mencoba menghentikan kawanan maling motor yang beraksi di PT Merapi. Ansar sempat mengejar dan membuat tumbang pelaku ketika membawa kabur motor karyawan PT Merapi.
Namun naas bagi Ansar, pelaku yang etrbangung langsung mengeluarkan senjata api. Ansar pun ditembak dari jarak dekat oleh pelaku hingga mengenai lambungnya.
Hingga kini, polisi masih mengejar para pelaku. Sejumlah saksi di lokasi teklah dimintai keterangan polisi.
(mei/mpr)










































