Presiden SBY mengingatkan seluruh jajaran pemerintah baik di pusat dan daerah agar menjauhi politik uang. Sebab praktek tercela yang kemungkinan kian menjadi-jadi pada Pemilu Kada dan Pemilu itu merupakan racun dan merusak demokrasi bermartabat.
"Fenomena politik uang nampaknya berkembang, kalau dibiarkan akan mencederai dan merusak demokrasi yang bermartabat. Hati-hati, ini racun!" tegas SBY dalam pengarahan penutupan rapat kerja pemerintah di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Termasuk kolusi dan korupsi yang melibatkan anggota DPR dan unsur-unsur dalam pemerintah," kecam SBY.
Tantangan lain yang juga akan mengancam di 2012 adalah aksi kekerasan horisontal dan aksi-aksi anarkis akhir-akhir ini terjadi lagi. "Dan setiap saat bisa terjadi. Saya mengikuti setiap harinya di seluruh tanah air," terang SBY.
Perlindungan dan bantuan kepada TKI dinilai SBY juga masih memiliki kekurangnan dan kelemahan. Kelemahan ini terjadi mulai dari daerah, pusat dan juga di luar negeri
"Sejumlah d erah dan jajaran pemerintah pusat belum memiliki kesiagaan dalam antisipasi bencana alam. Kalau ada perang divisi per devisi. Kalau bencana alam bisa ratusan ribu, apalagi kalau kita tidak siap," tegas SBY.
(rdf/lh)











































