"Saya tak mau bicara capres sampai tahun 2013, sebab saya ini hakim konstitusi. Nanti saja setelah bulan Mei 2013 saya akan bersikap. Saya tegaskan, saya sama sekali tak menjadi tim sukses Pak Ical," tegas Mahfud kepada detikcom, Kamis (19/1/2012).
Sebelumnya diberitakan Mahfud MD tak memungkiri kedekatannya dengan Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical). Meski kerap berdiskusi peta politik terkini, namun ia menampik telah dilamar menjadi cawapres Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahfud menyadari jabatannya sebagai Ketua MK tak memungkinkan berpolitik praktis. Karena itu komunikasinya dengan Ical belum jauh sampai pilpres.
"Saya, kan hakim, jadi tak boleh bicara politik praktis, lebih-lebih yang menyangkut diri saya," tegasnya.
Dalam sejumlah pertemuan, Mahfud MD kerap terlibat dalam diskusi politik kenegaraan bersama Ical. Tak jarang bersama Mahfud hadir juga jenderal senior Luhut Panjaitan yang disebut-sebut salah satu motor penting pencapresan Ical.
"Ya, saya sudah kenal lama dengan Aburizal Bakrie dan sampai sekarang masih sering ketemu atau telepon-teleponan. Saya sering bersdiskusi masalah-masalah politik kenegaraan dengan dia, kadangakala bersama Pak Luhut Panjaitan," tutur Mahfud, sebelumnya.
(van/lrn)










































