Abdul Rahman, seorang karyawan di PT Merapi mengetahui kejadian tersebut. Satpam yang ditembak pelaku adalah rekan Abdul di PT Merapi, perusahaan yang bergerak dalam bidang farmasi.
Berikut kronologi peristiwa tersebut berdasarkan keterangan Abdul, Kamis (19/1/2012):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada empat orang yang mendatangi kantor PT Merapi di Jl TB Simatupang nomor 10. Tiga orang berjaga di luar, sementara satu lagi masuk ke area parkir motor dan berusaha mencuri motor Honda Beat bernopol B 3540 TEO.
Aksi itu kemudian tertangkap basah oleh satpam Amsar (versi polisi berinisial S). Namun, Amsar tidak bisa berbuat banyak karena pelaku menodongkan pistol.
Amsar mundur karena ditodong pistol. Pelaku kabur tanpa membawa motor curian.
Pukul 14.20 WIB
Amsar mengejar kawanan pencuri tersebut dengan motor. Dia hanya sendiri, sementara para pelaku berjumlah empat orang mengendarai dua motor. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan.
Pukul 14.30 WIB
Pelaku memepet motor Amsar di Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan. Setelah itu, mereka melepaskan satu kali tembakan ke arah perut. Amsar pun roboh dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Penembak meneriaki Amsar,"Mampus lo!"
Para pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan lagi ke udara sebelum akhirnya kabur ke arah Kemang, Jakarta Selatan. Sebuah selongsong peluru berukuran 9 milimeter ditemukan di lokasi kejadian. Sementara Amsar dirawat di RS Fatmawati.
(mad/nrl)











































