Kolonel (Purn) HA Rajab Rahman yang ditemui detikcom di kediamannya menyebutkan, saat pencuri masuk, ia hanya seorang diri di dalam rumahnya. Mantan anggota Kopassus & Komandan Batalyon Linud 715 di Manado ini bercerita saat ia beristirahat di kamarnya, ia mendengar suara gaduh dari kamar-kamar lainnya.
Saat ia keluar kamar, ia langsung ditodongkan pistol dari jarak sekitar 3 meter oleh seorang pemuda berusia sekitar 25 tahun yang tidak diketahui identitasnya. Mendapat todongan tiba-tiba, Rahman langsung berbalik arah dan lari menuju kamarnya untuk mengambil pistolnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat terdengar letusan tembakan, para tetangga Rahman dibuat kaget. Para tetangga kemudian datang menghampiri Rahman yang masih menggenggam pistol buatan Rusia kesayangannya itu.
Saat ini tim Labfor Polda Sulselbar sudah melakukan pemeriksaan di sekitar rumah sang Kolonel. Belum diketahui indentitas pelaku yang menyatroni rumahnya.
(mna/lrn)










































