"Saya yakin pak Marzuki tahu. Mana mungkin sekjen berani berjalan sendiri," ujar Ahmad Yani kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/1/2012).
Bahkan Yani mengibaratkan Marzuki seperti sebuah peribahasa 'semut di ujung pulau kelihatan, gajah di pelupuk mata tidak kelihatan'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Komisi Hukum itu meminta agar renovasi ruang Banggar yang diduga syarat dengan penyimpangan itu dilimpahkan ke Sekjen DPR, Nining Indra Saleh. Proyek sebesar itu, lanjutnya, pasti atas persetujuan Banggar dan BURT.
"Jangan persoalan ini seluruhnya dilimpahkan ke sekjen, sama saja pemimpinnya tidak bertanggung jawab," tuturnya.
(did/lrn)










































