Konvensi Demokrat Dimulai, Clinton & Hillary Berpidato
Selasa, 27 Jul 2004 10:33 WIB
Jakarta - Mantan presiden AS Bill Clinton dan istrinya, Senator Hillary Rodham Clinton tampil menyampaikan pidato mereka di depan puluhan ribu ribu orang yang menghadiri konvensi partai Demokrat AS. Keduanya bertekad akan menjadikan kandidat presiden dari partai Demokrat, John Kerry sebagai presiden AS mendatang."Kami para Demokrat akan membawakan kampanye yang positif bagi rakyat Amerika, tidak akan mendebatkan siapa yang baik dan siapa yang buruk, namun apa jalan terbaik untuk membangun dunia yang aman, makmur yang layak bagi anak-anak kita," tukas Clinton dalam pidatonya yang disambut tepuk tangan hadirin.Sebelumnya, istri mantan presiden AS itu, Senator Hillary tampil lebih dulu membawakan pidatonya yang berapi-api. Hadirin memberikan sambutan meriah ketika mantan ibu negara itu menyerukan bahwa Amerika membutuhkan "kepala panglima baru bernama John Kerry."Dikatakan Hillary, Kerry akan "memimpin dunia, bukan memusuhi. Menurunkan defisit, bukan menambahnya. Menciptakan pekerjaan-pekerjaan bagus, bukan menghilangkannya. Menyelesaikan krisis penanganan kesehatan, bukan mengabaikannya," ujar Hillary dengan penuh semangat seperti dilansir AP, Selasa (27/7/2004).Konvensi nasional Parti Demokrat AS yang ke-44 ini dimulai dengan penjagaan keamanan yang sangat ketat. Konvensi ini diikuti sekitar lima ribu anggota delegasi, 15 ribu tamu dan sedikitnya 15 ribu wartawan. Semua anggota delegasi dibawa ke tempat konvensi dengan bis yang dikawal ketat dan melewati pemeriksaan keamanan berlapis.Konvensi Nasional Demokrat yang dibuka hari Senin (26/7/2004) waktu setempat itu akan berlangsung selama empat hari. Konvensi ini mengusung tema "kuat di dalam negeri, dihormati di dunia."Mantan presiden AS Jimmy Carter dan Al Gore, yang kalah dalam pemilu tahun 2000 lalu, juga tampil berpidato di hari pertama konvensi. Kesemuanya berusaha mengangkat citra Kerry di mata rakyat AS. Kerry sendiri akan menyampaikan pidatonya pada hari terakhir konvensi, Kamis (29/7/2004) waktu setempat.
(ita/)











































