"Yang menyedihkan, seharusnya orang-orang muda, politisi ini memberi contoh dan teladan, tapi ini malah memberi contoh yang tidak baik dengan menjadi koruptor," jelas akademisi Universitas Airlangga Surabaya, Eddy Herry, Kamis (19/1/2012).
Eddy yang memegang mata kuliah Sosiologi Korupsi ini menjelaskan, pencabutan gelar akademik itu merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kampus kepada masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampus memiliki tugas utama menelurkan pribadi berintegritas. Jadi, ketika menarik gelar kesarjanaan seorang koruptor itu juga bagian dari tanggung jawab kepada masyarakat.
"Untuk mencegah agar tidak semakin banyak kaum muda menjadi koruptor. Pendidikan tinggi kepada masyarakatnya guna menegakkan integritas," jelasnya.
(ndr/nrl)










































