Hal ini disampaikan langsung oleh Aburizal Bakrie menjawab pertanyaan wartawan apakah sudah pasti akan mendeklarasikan pencapresannya pada tahun ini. Dia ditemui wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1/2012).
"Saya selalu mengatakan calon dari Golkar adalah putra atau putri terbaik, bisa siapa saja. Tidak harus saya," jawab Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lihat nanti bagaimana surveynya. Kita lihat apakah masyarakat menghendaki calon dari Golkar untuk menjadi Presiden RI," papar Ical.
Menyinggung bakal cawapres, Ical menyatakan hal itu belum menjadi kebutuhan yang mendesak. Sebab yang harus lebih dijadikan prioritas adalah upaya memenangkan Pemilu 2014.
"Kita focus saja untuk bisa memenangkan pemilu. Ini sebuah misi suci untuk menyiapkan pondasi sehingga bisa menjadi negara yang maju kuat, adil, sejahtera dan modern," ujar Ical.
Pandangan senada disampaikan Sekjen Golkar Idrus Marham. Idrus membenarkan Ical belum positif nyapres, namun ia yakin sekali pada saatnya Ical akan memutuskan karena dukungan elektabilitas yang naik.
"Jelas kita juga menunggu hasil survei juga, tapi Pak ical jelas menurut survey dari waktu ke waktu elaktabilitas meningkat terus. Ketua DPD I dan semua ketua umum ormas pendukung Golkar juga sudahsepakat. Kalau sudah realitas politis seperti itu, Pak Ical sebagai kader yang militant pasti akan maju," papar Idrus.
Lalu siapa kandidat cawapres Ical?
"Bukan hanya Mahfud. Sejak Ical dicalonkan pada saat yang sama juga muncul nama-nama yang diproyeksikan. Mulai Sultan, Mahfud, Prabowo, Pramono Edhie dan Puan," jawabnya.
(van/lh)











































