Polisi Imbau Pendemo di DPR Singkirkan Bambu Runcing & Tabung Gas

Polisi Imbau Pendemo di DPR Singkirkan Bambu Runcing & Tabung Gas

- detikNews
Rabu, 18 Jan 2012 19:02 WIB
Polisi Imbau Pendemo di DPR Singkirkan Bambu Runcing & Tabung Gas
Jakarta - Aparat kepolisian telah menarik diri dari kawasan gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Petugas membatalkan rencana pembubaran massa. Namun, polisi meminta agar pendemo di depan gedung DPR menyingkirkan bambu runcing dan tabung gas.

"Pasukan kita tarik. Tetapi saya minta, bambu runcing disingkirkan, gas juga disingkirkan," ujar Kapolsek Tanah Abang AKBP Johanson Ronald Simamora di lokasi, Rabu (18/1/2012).

Hal itu disampaikan Johanson dalam negosiasi dengan Koordinator Forum Kaum Tani, Binbin Firman Tresna. Dalam negosiasi itu, keduanya pun telah membuat kesepakatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasukan kita tarik, bambu runcing juga ditarik," ujar Johanson.

Mendengar pernyataan Kapolsek, massa pun lega. "Siap pak, itu (bambu runcing dan gas) hanya untuk berjaga-jaga saja pak. Gas buat masak pak," jawab Binbin.

"Kalau tidak digusur, kami akan singkirkan pak," lanjut Binbin.

Kapolsek juga meminta agar massa menyingkirkan cairan zat kimia, asam atau cairan cabai.

"Itu cuma buat berjaga-jaga saja pak," imbuh Binbin.

Binbin menambahkan, pihaknya akan tetap bertahan selama DPR belum mengabulkan apa yang menjadi tuntutan mereka.

"Kami akan bertahan di sini sampai tuntutan kami dipenuhi. Kalau misalnya dipaksa kekerasan, kami juga akan lakukan kekerasan," pungkas Binbin.

Warga Pulau Padang, Riau sudah bertahan sejak 38 hari lalu. Mereka mendirikan tenda di depan gedung DPR RI demi menyampaikan aspirasinya terkait penghentian operasional PT Riau Andalan Paper and Pulp (RAPP) yang dianggapnya merugikan warga.

(mei/lia)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads