Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (18/1/2012) pukul 17.00 WIB, ratusan petugas Satpol PP sudah berkumpul di taman, dekat gerbang DPR. Seorang petugas Satpol PP yang minta namanya tidak disebutkan, pembubaran paksa demonstran akan dilakukan sesegera mungkin.
"Jam 6 sore akan dibubarkan," ujar petugas Satpol PP itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, sejumlah petugas dari kepolisian juga bersiaga di dalam area dan di luar gedung DPR. Sejauh ini, belum tampak kendaraan taktis disiagakan di lokasi.
Sejumlah polisi lalu lintas bersiaga di jalan menuju Slipi, Jakarta Barat yang bersinggungan dengan pendemo. Sementara, arus lalu lintas dari arah Cawang menuju Slipi terpantau ramai lancar.
Warga Pulau Padang, Riau sudah 38 hari bertahan di depan gedung DPR/MPR RI. Selama itu, mereka mendirikan tenda-tenda di depan gedung DPR.
Pendemo menuntut agar pemerintah menghentikan operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper di area seluas 40 hektar di Pulau Padang. Perusahaan kertas itu membuat kanalisasi sepanjang ratusan kilometer untuk mentrasnsportasikan batangan kayu sebagai bahan baku kertas.
'Wajah' gedung DPR tampak kumuh dengan adanya tenda-tenda, spanduk-spanduk dan jemuran di lokasi. Selama bertahan, pendemo memasak sendiri makanan untuk mengisi perut mereka.
(mei/gah)











































