Pengacara: Suara Ribut dari Mesin EDM, Bukan dari Ruang Cleo Citibank

Sidang Kasus Irzen Octa

Pengacara: Suara Ribut dari Mesin EDM, Bukan dari Ruang Cleo Citibank

- detikNews
Rabu, 18 Jan 2012 14:25 WIB
Pengacara: Suara Ribut dari Mesin EDM, Bukan dari Ruang Cleo Citibank
Jakarta - Kejadian menjelang tewasnya Irzen Octa, nasabah kartu kredit Citibank, di Ruang Cleo, masih misterius. Suasana di ruang 2,5 meter x 3 meter di kantor Citibank di Menara Jamsostek itu masih menjadi tanda tanya.

Namun kuasa hukum terdakwa, Luthfie Hakim, menyatakan suara keributan bukan berasal dari ruangan tersebut.

"Ada saksi yang bilang dengar suara gedebak-gedebuk tapi ternyata itu suara mesin EDM (Express Deposit Machine-sejenis ATM) yang ada di depan ruang Cleo," kata Luthfie usai sidang di tempat, Jl Gatot Subroto, Jakarta, kepada wartawan, Rabu (18/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Luthfie, sidang kali ini juga menunjukkan bagaimana proses mengangkut Irzen ke rumah sakit. Dia juga menyatakan tidak ada perubahan Ruang Cleo dari kejadian hingga sekarang.

"Suara mesin besi berbenturan besi, suara mekanik. Bukan suara beradu fisik. Kejadian kan tanggal 29 Maret, akhir bulan. Tanggal segitu ramai orang membayar, bunyi EDM itu," beber Luthfie.

Terkait saksi Tubagus yang belum bersaksi, kuasa hukum terdakwa lainnya, Wirawan Adnan, menilai itu merupakan kewajiban jaksa. "Mungkin banyak kebohongan, jadi jaksa takut menghadirkan," kata Wirawan.

Seperti diketahui, Irzen Octa tewas usai mendatangi kantor Citibank di lantai lima, gedung Menara Jamsostek, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada Selasa (29/3/2011) lalu. Irzen tewas di ruangan Cleo, usai diinterogasi debt collector mengenai tunggakan kartu kreditnya yang mencapai Rp 100 juta.


(asp/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads