Jalan Becek-Berpasir di Depan Citos, Seperti Offroad Saja

Jalan Becek-Berpasir di Depan Citos, Seperti Offroad Saja

- detikNews
Rabu, 18 Jan 2012 12:59 WIB
Jalan Becek-Berpasir di Depan Citos, Seperti Offroad Saja
Jakarta - Jakarta adalah etalase bangsa Indonesia. Namun sayang, etalase itu suram karena jalanan bopeng yang mendera Ibukota. Misalnya saja jalan rusak di Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, tepatnya di depan pusat belanja Cilandak Town Square (Citos).

"Malu-maluin deh, kayak bukan di Jakarta saja," ujar Deka, warga Ciputat yang setiap hari berkendara menuju Senayan, dengan melewati ruas Jl TB Simatupang, Rabu (18/1/2012).

Deka menjelaskan, jalan arteri di depan Citos becek berpasir dan lubang di mana-mana. "Jadi kayak offroad di Kalimantan," kata Deka yang pernah menjajal medan terjal Kalimantan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalan yang buruk itu menyebabkan lalu lintas mengular panjang hingga berekor di Lebakbulus setiap jam berangkat kerja. Situasi ini terpaksa dinikmati Deka dan para pengendara lainnya sejak lebih dari dua minggu lalu. "Macet panjang banget karena ketahan di Citos itu," ujarnya.

Mereka yang hendak keluar dari tol TB Simatupang juga kena imbas. Sebab kendaraan di jalur arteri sulit bergerak, sehingga yang hendak keluar tol juga sulit berpindah ke jalur reguler. "Dari pintu tol Ciputat sampai Fatmawati macet. Berapa kilometer itu? Panjang sekali. Padahal dulu biasanya tidak begitu," ujar ayah 1 anak ini.

Sepengetahuan Deka, belum ada perbaikan di akses penting di Jakarta Selatan itu. "Awalnya lubang sedikit dan masih bisa lancarlah lewat. Tapi lama-lama karena hujan mungkin ya, bolongnya jadi melebar dan menutupi jalanan," katanya.

Untuk bisa menembus jalan rusak itu, Deka membutuhkan waktu hingga 45 menit. Sedangkan bila naik mobil, sekitar 1 jam dari Lebakbulus lewat Fatmawati.

Sementara itu, pemerintah Jakarta bermaksud memperbaiki Jl TB Simatupang sepanjang 1,6 km. Jalan di depan Citos akan dibeton guna menghindari air dari ruas tol yang selalu masuk ke situ. Paling cepat, proyek perbaikan dilakukan bulan Maret.

Sedangkan BMKG memprakirakan, puncak hujan di Jakarta akan terjadi pada pertengahan Januari hingga Februari. Jadi sepertinya Deka dkk terpaksa masih cukup lama berhadapan dengan "medan offroad" di depan Citos. Duh!


(nrl/vta)


Berita Terkait