"Pada 17 hingga 19 Januari kita peringatkan kemungkinan adanya rob karena air laut pasang akibat siklus bulan mati. Ketinggian pasang air laut diperkirakan 1,1 meter berdasarkan astronomi," kata Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kukuh Ribudiyanto kepada detikcom, Rabu (18/1/2012).
Menurut dia, dalam sebulan terjadi dua periode terjadinya air laut pasang, yaitu ketika bulan purnama dan bulan mati yang berselang 15 hari. Jika terjadi pertemuan hujan lebat di hilir dan rob, maka wilayah pantai utara Jakarta mesti waspada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara ini banjir karena perpaduan rob dan kiriman air dari hulu. Karena itu daerah yang biasa langganan banjir harus tetap waspada," ucap Kukuh.
Sementara itu, limpahan rob saat ini melanda Jl Kamal Benda di Jakarta Barat sehingga lalu lintas harus dialihkan ke Jl Prancis-Dadap. Rob juga menggenangi daerah Jelambar.
(vit/nrl)











































