"Ya harganya sekitar segitu (Rp 24 juta)," kata Kabiro Harbangin Setjen DPR, Sumirat, menjawab pertanyaan anggota BK DPR dalam sidak di ruang rapat baru Banggar DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/1/2012).
Anggota BK DPR satu persatu mempertanyakan kenapa harus menggunakan kursi impor. Sumirat pun menjawabnya dengan tergagap-gagap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua Banggar DPR, Tamsil Linrung memang sudah mendengar harga kursi yang akan dia duduki sebesar Rp 24 juta. Namun politisi senior PKS itu mengaku tak habis pikir mengapa dirinya diberikan kursi semahal itu.
"Terserah Anda menilainya. Liat dulu kursi Rp 24 juta itu kursi apaan," sambung Tamsil.
Ruang rapat baru Badan Anggara DPR telah dilelang pada bulan Oktober 2011. Harga proyek keseluruhan Rp 20.370.893.000. Pembangunan ruang baru Banggar tidak banyak yang tahu karena dilaksanakan pada masa reses DPR, periode Desember 2011.
Bila ada empat orang pimpinan Banggar DPR, maka nilai total pengadaannya mencapai Rp 96 juta. Apa saja kelebihan kursi yang harga Rp 24 juta per buah itu?
(van/lh)










































