"Jadi motor yang dikendarai korban dicurigai motor bodong," ujar Kapolsek Koja Kompol Agung Sudarsana saat dihubungi wartawan, Selasa (17/1/2012).
Namun demikian, Agung menyayangkan tindakan anak buahnya yang melakukan kekerasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paman RA, Sanusi, sebelumnya menceritakan RA dipukuli Briptu Rangga dan 3 rekannya lantaran dituding mengebut saat membawa motor. Motor RA saat itu nyaris menabrak teman Briptu Rangga.
Sebelumnya Sanusi, paman RA mengungkapkan jika RA dipukuli karena dituding ngebut saat bawa motor dan hampir menabrak teman Briptu Rangga.
Padahal, kata Sanusi, RA tidak merasa menabrak teman Briptu Rangga sebab motor itu sebelumnya dipinjam oleh teman RA.
"Ponakan saya disuruh ngaku bahkan dihitung sampai tiga, sambil diancam," kata Sanusi.
Kasusnya kini ditangani oleh Propam Polres Metro Jakarta Utara. Briptu Rangga sudah mengakui perbuatannya, dia juga terancam sanksi disiplin dengan hukuman penjara.
Pada Senin 16 Januari malam kemarin, Briptu Rangga bersama tiga temannya memukuli dan menodongkan senpi ke arah RA di Jalan Beting, Koja, Jakarta Utara. Saat dibawa ke Polsek Koja, tiga rekan Rangga melarikan diri.
(did/aan)











































