"Soal penggunaan anggaran proyek ruang Banggar Rp 20 M," tutur anggota BK DPR, Fahri Hamzah, di sela-sela rapat BK dengan Sekjen DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/1/2012).
Selama pemeriksaan, Fahri mengeluhkan konsistensi Sekjen DPR Nining Indra Saleh. "Ini sekjen gampang berubah. Padahal dia kuasa pengguna anggaran," keluh politisi senior PKS ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemeriksaan ini adalah pemeriksaan lanjutan setelah sehari sebelumnya BK DPR telah memeriksa Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Refrizal. Pemeriksaan baru menyentuh prosedur penganggaran, belum masuk pelanggaran kode etik.
"Kita dipanggil karena kemudian banyak anggota Banggar yang tidak tahu dan akan mundur," tutur Refrizal
(van/lh)











































