"Kurang lega karena ada beberapa keterangan yang tidak sempurna," kata pengacara Rosa, Muhammad Iskandar, kepada detikcom, Selasa (17/1/2012).
Menurut Iskandar, salah satu keterangan yang belum lengkap adalah soal asal-usul istilah 'Ketua Besar'. Rosa tidak pernah ditanya darimana dia tahu soal identitas dua istilah tersebut yang belakangan disebut pimpinan banggar Mirwan Amir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rosa juga belum puas dengan keterangannya karena masih ada dua pendapat di kalangan masyarakat soal 'Ketua Besar'. Lewat Iskandar, Rosa kembali menegaskan bahwa 'Ketua Besar' itu pimpinan banggar, bukan Anas Urbaningrum.
"Adanya dualisme siapa ketua besar itu, satu sisi katanya pimpinan banggar di sisi lain katanya AU, sementara yang jelas keterangan saksi Mindo menyebutkan ketua besar itu pimpinan banggar," jelas Iskandar.
Nah, pengacara yang disewa Rosa sejak 3 Januari 2012 ini juga menegaskan tidak pernah menyetir keterangan kliennya. Dia membantah tudingan Nazaruddin soal skenario dalam keterangan kemarin.
"Itu tidak benar, keterangan Rossa tidak ada setir dan tidak disetir pengacara," tegasnya.
(mad/mad)











































