"Saya sering memang diajak makan, saya juga pernah lihat Rosa, tapi nggak dikenalkan. Saya tanya siapa itu Zar, dia bilang sekretaris," kata Sutan saat dikonfirmasi detikcom, Senin (16/1/2012) malam.
Wakil Ketua Fraksi Demokrat di DPR ini menjelaskan, ada beberapa kali ajakan makan bersama Nazaruddin. Dia kadang hadir, tapi kadang juga tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nazar kalau ke teman kan suka ngajak makan. Tapi makanan Nazar orang mewah kaya masakan Jepang, steak. Kalau saya kan makanan ikan asin. Nggak cocok," selorohnya.
Meski begitu, dia menegaskan tidak pernah membahas proyek dalam pertemuan makan siang atau makan malam. Termasuk proyek Hambalang seperti yang dikatakan Rosa.
"Prinsipnya saya tidak pernah tahu proyek Hambalang. Wisma atlet juga nggak ngerti. Baru kita tahu Hambalang itu setelah ramai saja," jelasnya.
Sebelumnya, Rosa menceritakan ada pertemuan antara Nazaruddin, Sutan Bhatoegana dan petinggi dari PT Adhikarya, untuk membahas proyek Hambalang.
Di dalam pertemuan tersebut, hadir juga petinggi PT DGI Dudung Purwadi.
"Sekitar Maret 2011, waktu itu Pak Nazaruddin minta pertemuan dengan Pak Dudung. Waktu itu kita makan siang dengan Sutan Bhatoegana, bersama Dirut Adhikarya dan petinggi Adhikarya," tutur Rosa.
(mad/mad)











































