Oknum Paspampres Peras dan Culik Pengusaha Velg Mobil di Depok

Oknum Paspampres Peras dan Culik Pengusaha Velg Mobil di Depok

- detikNews
Senin, 16 Jan 2012 16:45 WIB
Depok - Seorang oknum Paspampres berinisial Pratu IC bersama tiga orang temannya, A, B dan P diduga melakukan pemerasan terhadap seorang pengusaha velg mobil yang terletak di Jl Raya Citayam, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Saat memeras korban, oknum Paspampres tersebut sempat mengeluarkan senjata api.

Kejadian ini bermula saat pemilik bengkel, Sujono didatangi oleh 4 orang tak dikenal di bengkelnya pada Sabtu (14/1/2012). Mereka datang menawarkan velg racing 8 buah masing-masing senilai Rp 8 juta. Setelah negosiasi, masing-masing velg dihargai Rp 5 juta.

Sebagai tanda jadi, Sujono menyerahkan uang muka Rp 5 juta. Namun apa yang terjadi, setelah uang tersebut diserahkan Sujono, oknum Paspampres malah mengancam. "Kamu saya tangkap karena kamu penadah barang curian," kata Pratu IC ditirukan Sujono. Sujono mengatakan hal tersebut di bengkelnya, Senin (16/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian oknum Paspampres tersebut mengeluarkan pistol dan menodongkan ke Sujono. Pratu IC lalu merebut uang di saku Sujono senilai Rp 2 juta. "Uang di kantong saya direbut lagi," cerita Sujono.

Lalu, oleh keempat orang tersebut, Sujono dimasukkan ke dalam mobil Kijang Innova dan langsung dibawa ke kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Tak lama kemudian, istri Sujono menelepon. Dalam telepon itu, Sujono bilang kepada istrinya untuk menyiapkan uang Rp 30 juta untuk menebus dirinya. Mendapat penjelasan seperti itu, istri Sujono berinisiatif menelepon Polres Depok.

Mendapat laporan istri Sujono, Polres Depok membentuk tim Buser. Bersama dengan karyawan dan saudara Sujono, tim Buser yang berjumlah 4 orang tersebut berangkat ke Tanah Kusir menggunakan Toyota Avanza untuk janjian bertemu Pratu IC dengan membawa sejumlah uang yang diminta.

"Tiba di daerah Tanjung Barat, 3 anggota tim Buser naik taksi, kedua mobil ini akhirnya masuk tol Simatupang dan meluncur ke Tanah Kusir. Setiba di daerah Tanah Kusir, ternyata cuma ada Pratu IC saja," cerita Sujono.

Uang yang diminta oleh Pratu IC dimasukkan ke dalam amplop warna coklat. Sebelum menyerahkan uang, adik Sujono menanyakan ke mana kakaknya berada. "Mana kakak saya," tanyanya sambil berupaya menahan uang yang coba direbut oleh Pratu IC. Pratu IC sambil merebut uang tersebut menjawab, "Kakakmu ada di mobil," jawabnya. Akhirnya uang tersebut berhasil diambil Pratu IC.

Pratu IC sempat menanyakan kepada adik Sujono yang datang membawa beberapa orang. Adik Sujono yang enggan disebutkan namanya lantas menjawab bahwa yang dia bawa adalah teman-temannya.

Saat hendak masuk ke mobil, tersangka kemudian dihalau oleh tim Buser yang ikut dalam rombongan itu. Sempat terjadi bentrokan, namun akhirnya Pratu IC menyerah setelah polisi menembakkan tembakan peringatan. "Sehingga tersangka menyerahkan diri dan saya berhasil dibebaskan," urainya.

Saat ini, Pratu IC diserahkan ke Denpom Paspampres. Sedangkan barang bukti berupa mobil Kijang Innova, uang tunai Rp 7 juta, Blackberry dan sebuah ponsel merek Nokia diamankan di Polres Depok.

Pihak kepolisian membenarkan kasus ini. "Betul ada peristiwa tersebut pada Sabtu kemarin dan polisi menerima laporan dari istri korban. Setelah menerima itu langsung kita bentuk tim Buser untuk menindaklanjuti laporan ini. Kita lakukan penangkapan segera dengan mengajak seorang pegawai dan adik ipar korban dengan menyediakan uang. Pelaku sudah diserahkan ke Denpom," kata sumber di Polres Depok yang enggan disebutkan namanya.

Satu pelaku lain berinisial A juga sudah tertangkap di tempat yang terpisah. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran.


(anw/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads