8 Orang Diperiksa, Da'i Jamin Keadaan Tidak Membahayakan

8 Orang Diperiksa, Da'i Jamin Keadaan Tidak Membahayakan

- detikNews
Senin, 26 Jul 2004 18:12 WIB
Jakarta - Delapan orang diperiksa terkait ledakan di KPU. Kapolri menjamin keadaan tidak terlalu membahayakan, terkait kegiatan penghitungan suara."Sampai saat ini sudah ada 8 orang yang dimintai keterangan. Kami memberikan jaminan kalau keadaan ini tidak terlalu membahayakan, dan kegiatan penghitungan dapat dilanjutkan."Demikian kata Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar dalam jumpa pers di Kantor KPU jalan Imam Bonjol Jakarta Pusat, Senin (26/7/2004).Dia menegaskan, pihak kepolian akan mengevaluasi pengamanan di gedung KPU terkait dengan ledakan yang terjadi."Sekecil apapun ledakan di KPU, kami tetap harus concern dan memperhatikan dengan sungguh-sungguh. Karena ledakan ini membawa pesan untuk menimbulkan rasa tidak aman dan ketakutan," ujarnya.Selain itu, lanjut dia, yang sedang bekerja keras menyelesaikan perhitungan hasil Pilpres putaran pertama jangan sampai terganggu. Pihaknya akan mengevaluasi penjagaan keamanan di KPU, dan peningkatan pemeriksaan orang yang keluar masuk gedung."Berdasarkan laporan yang sudah disampaikan Kapolda, ledakan disebabkan jenis peledak potassium chlorat, dan terdapat unsur serpihan kardus dan koran, serta tidak terdapat rangkaian elektronik. Pemicunya adalah api dari rokok," tutur Da'i.Ada telepon sebelum ledakan? tanya wartawan. "Sedang dalam pemeriksaan," ujarnya singkat. Polisi merasa kecolongan? desak wartawan. "Itu masuk dalam penilaian. Tapi kami akan melakukan evaluasi pengamanan," kilah Da'i.Kalau sudah ada bungkusan mencurigakan, kenapa tidak langsung dievakuasi? "Karena masih hanya berupa bungkusan. Kalau ancaman secara umum, kami tidak tahu secara persis," demikian Da'i. (sss/)


Berita Terkait