"Nanti akan ada penggantinya yakni pesawat dari Korea. Kan kita mau modernisasi," kata Kepada Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Imam Sufaat di Kementerian Pertahanan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (16/1/2012).
Menurut Imam, seluruh pesawat yang akan dipakai siswa penerbang ialah pesawat baru. Pesawat semakin tua akan semakin susah sparepart-nya. Bisa jadi, sparepartnya tidak akan produksi lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui pesawat latih AAU yang jatuh pada Jumat (6/1), sekitar pukul 11.15 WIB di Desa Jetis, Kedung sari Bandungan Magelang diduga penyebabnya karena faktor human error.
Pilot terlalu rendah dalam bermanuver. Pesawat ini juga termasuk buatan tahun 1977. Mayoritas pesawat latih memang jatuh karena human error.
Koordinator Lapangan Basarnas, Prabowo sempat mengatakan mesin pesawat sempat mati dan sang pilot Kapten Ali Mustofa tidak sempat memakai parasut penyelamat.
(gus/anw)











































