"Di Facebook itu ada tulisan 'jangan cari saya dulu karena saya mau mencari kehidupan yang lebih layak'," kata Kapolsek Cipayung, Kompol UA Triyanto, saat dihubungi detikcom, Senin (16/1/2012).
Namun informasi tersebut masih akan didalami polisi. Pesan tersebut apakah memang benar dibuat oleh Vita langsung atau ada orang lain. Kakak Vita sendiri juga masih belum diperiksa polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap pemilik warnet tempat Vita terakhir diduga berada di situ. Vita sebelum menghilang memang sempat pamit ke orang tuanya untuk pergi ke warnet.
"Hari ini pemilik warnet mau diperiksa. Katanya sudah mau ke sini, sedang di jalan," ungkapnya.
Menurut penuturan kakak Vita, Lydia, Vita pamit kepada orang tuanya untuk pergi ke warnet pada 9 Januari silam sekitar pukul 09.00 WIB. Namun hingga waktu makan siang, gadis itu tidak juga pulang. Bahkan HP Vita saat dihubungi tidak aktif.
Ketika orang tua menyusul ke warnet, model iklan sabun, susu dan mi instan itu tidak ada. Keesokan harinya, keluarga melapor ke polisi. Sebelum menghilang, Vita sempat kesal pada orang tuanya. Namun Vita bukan tipe anak yang suka kabur jika sedang kesal.
Berikut ini ciri-ciri Ruvita: tinggi sekitar 160 cm, kulit putih, rambut hitam sebahu dan berponi. Bagi pembaca detikcom yang mengetahui keberadaan Ruvita, diharap menghubungi polisi atau keluarganya di 021-92217080.
(gus/vta)











































