Pramono: Ruang Banggar Rp 20 M, Wajar Rakyat Marah!

Pramono: Ruang Banggar Rp 20 M, Wajar Rakyat Marah!

- detikNews
Senin, 16 Jan 2012 11:14 WIB
Pramono: Ruang Banggar Rp 20 M, Wajar Rakyat Marah!
Jakarta - Wakil Ketua DPR Pramono Anung memahami protes keras rakyat terhadap proyek ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR senilai Rp 20 miliar. Menurut dia, tugas DPR bukan merenovasi ruang rapat.

"Misalnya renovasi WC itu orang masih debatable. Tapi untuk renovasi Banggar menyentuh Rp 20 miliar apalagi furnitur dari luar kemudian publik marah itu sangat wajar. Saya katakan kalau kelakuannya seperti itu ya tambeng (nakal), kebangetan banget. Menjadi wajar kalau kemudian rakyat marah," ujar Pramono.

Hal ini disampaikan Pramono Anung kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/1/2012).

Karena itu, kata Pramono, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) dan Banggar DPR perlu melakukan evaluasi mendasar. Ini agar tidak kembali menyusun anggaran pembangunan ruangan semahal itu.

"Pimpinan BURT dan Banggar harus introspeksi. Tugas utama DPR bukan membangun gedung tapi legislasi," ingat politikus PDI Perjuangan ini.

DPR juga perlu mengevaluasi diri. Bagi Pramono, harusnya semua pimpinan DPR dilaporkan setiap proyek di DPR.

"Saya melihat ini menjadi introspeksi DPR untuk mengadakan perubahan pengelolaan anggaran yang mendasar terutama di Banggar dan BURT. Mekanisme ini harus diubah untuk hal sensitif agar pimpinan DPR lain itu mengetahui," harapnya.

Ruang rapat baru Banggar DPR telah dilelang pada bulan Oktober 2011. Harga proyek keseluruhan Rp 20.370.893.000.

Pembangunan ruang baru Banggar tidak banyak yang tahu karena dilaksanakan pada masa reses DPR, periode Desember 2011. Dan saat anggota Banggar DPR memasuki masa sidang baru, anggota Banggar DPR akan menempati ruangan baru.

(van/lrn)


Berita Terkait