Erros: Bom Tanda Kekecewaan pada Kinerja KPU
Senin, 26 Jul 2004 17:11 WIB
Jakarta - Ketua Umum PNBK Erros Djarot menyatakan keprihatinannya atas ledakan yang terjadi di Gedung KPU. Menurutnya, ledakan itu salah satu bentuk kekecewaan terhadap kinerja KPU."Saya semakin prihatin karena sikap KPU sendiri yang memancing terjadinya peristiwa tersebut, yang sebetulnya tidak perlu terjadi. Tapi karena KPU arogan, tingkat kecurangan dan ketidakfairannya cukup tinggi, maka peristiwa itu terjadi," papar Erros di sela-sela Rakernas dan HUT ke-2 PNBK di Wisma Hary Chader, Jl.Saco, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2004).Menurutnya, periswa itu adalah salah satu bentuk yang paling kasar atas kekecewaan tersebut. Dan tentunya saya juga tidak menginginkan hal tersebut terjadi. "Tapi itulah realitas yang terjadi," kata pendukung Amien Rais ini.VCD Dukung MegaKetika ditanya soal munculnya VCD dukungan Polri terhadap Megadalam pilpres, Erros juga setuju agar Kapolri mengundurkan diri. "Pak Da'i Bachtiar jangan berkilah lagi. Itu kalau Polwil dengan pangkat kolonel melakukan sesuatu, itu pasti suruhan komandannya. Nggak ada polisi yang tidak bertindak sepengetahuan komandannnya," paparnya.Dia juga mendesak polisi polisi jangan terjun ke dunia politik. "Kalau nggak tahu bagaimana polisi harus bersikap, lebih baik mundur saja," tandasnya."Semua serba dagelan, ini semakin meyakinkan saya bahwa perjalanan menegakkan demokrasi semakin panjang," demikian Erros.
(nrl/)











































