Rosa yang mengenakan blazer warna krem dan baju bergaris warna hitam dan putih tenang dan lancar memberikan kesaksian di sidang dengan terdakwa Nazaruddin. Sidang digelar di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/1/2012).
Rosa mengaku diberi penugasan proyek-proyek di Kemenpora oleh Nazaruddin sejak awal tahun 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waktu itu, ditanya apa saja proyek di Kemenpora yang bisa dilaksanakan," kata Rosa.
Rosa lalu diperkenalkan oleh Nazaruddin kepada Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga nonaktif, Wafid Muharam, di Arcadia sekitar akhir tahun 2010.
"Waktu itu, kami makan malam bertiga. Hanya sekali Bapak (Nazaruddin) memperkenalkan saya dengan Pak Wafid. Saat makan malam itu sudah disoundingkan akan ada anggaran besar yang turun untuk proyek Hambalang dan untuk kebutuhan Sea Games," papar Rosa.
Apakah di sana termasuk Wisma Atlet? "Bapak tidak sebut Wisma Atlet, hanya sebut proyek Hambalang dan untuk kebutuhan Sea Games. Baru pertemuan selanjutnya ada pembicaraan Wisma Atlet," jawab Rosa.
Dalam pertemuan, kata Rosa, dibahas tentang Proyek Hambalang.
"Dibilang kalau untuk proyek Hambalang BUMN bagus. Duta Graha Indah itu setaraf dengan BUMN. Itu bagus kalau dimasukkan," kata dia.
"Pak Wafid bilang, asal sudah bilang ke atasan saya, dan teman-teman DPR, saya siap melaksanakan perintah. Dalam pertemuan itu, Pak Nazaruddin bilang Andi Mallarangeng oke," lanjut Rosa.
Rosa saat ini masih memberikan kesaksian.
(aan/nrl)











































