Demikian keterangan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Roma Priyo Iswanto melalui Direktur Informasi dan Media, Kementerian Luar Negeri RI PLE Priatna kepada detikcom, Minggu malam atau Senin (16/1/2012) WIB.
Sebanyak 170 ABK Indonesia di kapal tersebut telah dipastikan selamat. KBRI Roma secara cepat membantu mendistribusikan makanan tambahan dan pakaian pengganti, bagi para ABK Indonesia tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanpa rincian nama, sebanyak 35 ABK diinapkan di hotel Leopoldo Grosetto, 33 orang di hotel Nuovo Grosseto, 12 orang ditempatkan di hotel Fattoria la Principina, dan 3 orang masih di hotel di kota Grosseto, terang Priatna.
Sementara itu Minister Counsellor Penerangan KBRI Roma Musurifun Lajawa menegaskan bahwa pihak perusahaan akan memulangkan dulu mereka ke Indonesia, dengan meminta agar perusahaan memberikan hak mereka terlebih dulu, antara lain perhitungan pembayaran gajinya.
KBRI Roma akan membantu membuatkan surat perjalanan laksana paspor (SPLP) kepada WNI yang selamat dari kejadian itu. Mereka banyak kehilangan paspornya jadi kita akan bantu pengurusan SPLP," papar Musurifun.
Saat ini KBRI Roma telah membuka hotline khusus bagi warga Indonesia yang ingin mengetahui kondisi kerabat atau sanak-saudara mereka, dengan menghubungi Kedutaan Besar Indonesia di Roma, Italia.
"Mereka bisa menghubungi Posko KBRI Roma di nomor +39-06-420099101, imbuh Dir Infomed Kemlu RI PLE Priatna.
(es/es)











































