Keterangan yang diperoleh menyebutkan, korban yang diketahui bernama Sethubatthi Rad (20) merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU). Bersama sejumlah temannya, korban datang ke lokasi air terjun tersebut dengan maksud berwisata. Entah bagaimana, dia kemudian tenggelam dan tewas di lokasi air terjun itu.
Mayatnya ditemukan tersangkut di bebatuan sekitar pukul 11.30 WIB. Atas kasus ini, laporan kemudian disampaikan ke polisi dan diterima sekitar pukul 15.00 WIB. Waktunya terpaut beberapa jam sebab air terjun ini berada di kawasan hutan dan jaringan komunikasi yang sulit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Kepolisian Sektor Pancur Batu, Polresta Medan, Komisaris Polisi (Kompol) Ruruh Wicaksono menyatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan awal terkait kasus ini.
"Teman-teman korban sudah diperiksa, dimintai keterangannya," ujar Ruruh Wicaksono kepada wartawan melalui telepon.
Disebutkan Ruruh, dugaan sementara korban terseret arus, dan tidak tertolong karena korban tidak bisa berenang dan ditemukan meninggal terjepit batu di bawah air terjun.
(rul/lia)











































