Rayakan Ultah ke-12, L Korban Kekerasan Ortu Angkat Menangis

Rayakan Ultah ke-12, L Korban Kekerasan Ortu Angkat Menangis

- detikNews
Minggu, 15 Jan 2012 16:47 WIB
Jakarta - Korban kekerasan orangtua angkat, L, merayakan ulang tahunnya yang ke-12 bersama Sanggar Dongeng. Merasa terharu hari lahirnya dirayakan, L pun sempat menangis.

"Dia nangis dan terharu karena jarang mendapatkan perhatian seperti itu," ujar Muhammad Ikhsan, Sekjen Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), saat dihubungi detikcom, Minggu (15/1/2012).

L lahir pada tanggal 14 Januari 1999. Adapun, perayaan ulang tahunnya itu digelar di Sanggar Dongeng. "Acaranya diisi oleh permainan, ada potong kue dan tumpeng juga," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebahagiaan tersirat di wajah gadis cilik itu, saat ia menyaksikan hiburan yang disuguhkan Sanggar Dongeng. "Anak-anak tertawa dan bahagia," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, L mendapat kekerasan dari orangtua angkatnya, Ny S setelah diadopsi dari sebuah panti asuhan di kawasan Tangerang. Ny S yang mengangkat L berjanji akan menyekolahkan L, namun ternyata L dijadikan pembantu.

Tidak hanya itu, L juga sering mendapat perlakuan kasar hingga dipukuli oleh Ny S. L hanya diberi uang sebesar Rp 5 ribu perminggu oleh Ny S.

Karena tidak tahan dengan perlakuan kasar Ny S, L lalu melarikan diri ketika Ny S dan suaminya ke rumah sakit. Saat Ny S masuk ke dalam rumah sakit, L lalu berpamitan kepada ayah angkatnya untuk kabur.

Setelah kabur, tepatnya tanggal 3 Januari 2012, L ditemukan pingsan di pinggir jalan di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat dengan kondisi penuh lebam oleh pwgawai konveksi. Pegawai konveksi lalu menghubungi Radio Elshinta dan meneruskan ke KPAI.

(mei/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini