"Kita belum membicarakan capres. Setelah hasil pemilu, kita akan membahas capres," ujar Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, di sela-sela acara Rapat Pimpinan Wilayah PKS Jatim di Surabaya, Minggu (15/1/2012).
Luthfi mengatakan, pihaknya tidak ingin tergesa-gesa menyebutkan siapa bakal capres yang akan didukungnya kelak. Sejauh ini PKS masih memantau dan melakukan evaluasi terhadap popularitas para tokoh yang sudah memastikan akan mengikuti Pilpres 2014.
"Kami evaluasi popularitas tokoh-tokoh. Sejauh mana popularitasnya dibandingkan dengan tokoh lain. Kita tidak ingin buru-buru, jangan sampai sudah membahasnya, ternyata partainya tidak lolos parliamentary threshold (PT). Perolehan suara kursi di DPR menjadi pertimbangan," tuturnya.
Menurutnya PKS juga sudah melakukan dialog maupun pendekatan dengan tokoh yang dinilainya layak menjadi capres. Namun, tidak menyebutkan siapa saja tokoh-tokoh yang sudah didekatinya.
"Kita sudah dialog, sudah pendekatan. Keputusannya ada saatnya nanti. Kita masih membentuk tim untuk merumuskan kriterianya. Asumsi tantangan 2014 nanti apa. Qualifikasi capresnya seperti apa, baru merucut ke nama-nama," jelasnya.
(roi/lh)











































