"Saat Ny S dan suaminya ke rumah sakit, dia dibawa. Saat Ny S masuk, dia bilang ke ayah angkatnya mau kabur," kata Sekjen Komisi Peelindungan Anak Indonesia (KPAI), Muhammad Ikhsan saat dihubungi detikcom, Minggu (15/1/2012).
Lantaran iba terhadap L, suami S lalu mempersilakan L untuk kabur. "Ya sudah, pergilah," kata Ikhsan menirukan ayah angkat L.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia ditemukan pingsan oleh pegawai konveksi dengan badan penuh lebam," ujarnya.
Pegawai konveksi itu lalu membawa L ke rumahnya di kawasan Jakarta Barat serta merawatnya. Lantaran bingung harus berbuat apa, pegawai konveksi ini lalu menghubungi Radio Elhsinta.
"Lalu Elshinta menghubungi kami dan pada Jumat kemarin kita menjemputnya di rumah pegawai konveksi itu," katanya.
Setelah mendengar penjelasan dari L, KPAI lalu melaporkan peristiwa yang dialami oleh L ke Polda Metro Jaya. Secara resmi, KPAI melaporkan kasus tersebut pada Sabtu (14/1) kemarin.
"Korban sudah dibuatkan visum dan hasilnya dalam dua hari nanti akan diserahkan ke penyidik," ujarnya.
Ikhsan mengatakan, kondisi badan L memang penuh luka lebam. "Tapi sekarang sudah mulai membaik setelah dirawat pegawai konveksi itu," imbuhnya.
Hanya saja, L masih mengalami trauma atas peristiwa kekerasan yang dialaminya itu. "Karena dia mungkin merasa banyak yang memusuhinya, sehingga untuk bersosialisasi dengan orang baru dia rada takut," katanya.
"Kita beri perlindungan dan pendekatan khusus terhadap anak ini agar dia juga tidak merasa ketakutan," lanjutnya.
L kini berada di rumah aman yang dirahasiakan keberadaannya, di bawah pengawasan KPAI di rumah aman. Ikhsan meminta kepolisian serius menangani kasus tersebut. "Saya meminta agar polisi menindaklanjuti kasus ini, karena ini menyangkut masa depan anak," ujarnya.
L diadopsi oleh Ny S yang berprofesi sebagai dokter umum sejak Juli 2011 lalu. Ny S yang berjanji akan menyekolahkan L justru mempekerjakan L sebagai pembantu. Tidak hanya itu, Ny S juga kerap memukuli L bila melakukan kesalahan.
(mei/lh)











































