"Aku ditarik baju, didorong, dipelototi, dituding-tuding oleh masa anarkis itu. Bu Lily aman," kata Eva lewat pernyataan tertulis.
Eva, yang beberapa kali memantau ibadah GKI Yasmin, mengatakan, "Saya merasakan hak konstitusi beribadah dirampas."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kapolsek Bogor Barat Kompol Hida TJ membenarkan kedatangan Eva dan Lily. "Tapi saya tidak tahu mereka datang atas nama pribadi atau partai," katanya.
"Situasi aman terkendali, warga yang berorasi juga lancar. Mereka memang tidak menghendaki ada tempat ibadah di situ. Tidak ada insiden pengejaran atau penarikan baju," jelas Hida.
Hida menyatakan, petugas Satpol PP membubarkan jemaat yang beribadat di trotoar. "Tapi jelasnya silakan tanya Satpol, kami hanya bertugas pengamanan saja," katanya.
Sementara itu, Herianto, warga perumahan Yasmin yang melintasi kawasan itu, menyatakan, polisi tetap berjaga-jaga. "Situasi kondusif, tidak terjadi kekhawatiran lebih lanjut," katanya pada detikcom.
(lrn/nrl)










































