Banjir di Banten Dikhawatirkan Tidak Surut dalam Waktu Dekat

Banjir di Banten Dikhawatirkan Tidak Surut dalam Waktu Dekat

- detikNews
Minggu, 15 Jan 2012 13:09 WIB
Banjir di Banten Dikhawatirkan Tidak Surut dalam Waktu Dekat
Jakarta - Banjir yang melanda Serang, Pandeglang dan Lebak di Provinsi Banten, dikhawatirkan tidak surut dalam waktu dekat. Kondisi ini akibat hujan masih terus turun plus tingginya permukaan air laut yang menyebabkan sungai tidak bisa cepat menyalurkan air banjir.

"Sulit diperkirakan kapan banjir akan surut, sebab hujan masih turun dan air laut sedang tinggi permukaannya," kata Kepala BPBD Banten, Suyadi Wiraatmadja, kepada detikcom, Minggu (15/1/2012).

Hujan yang turun sejak Jumat lalu mengakibatkan sungai Ciujung, Ciliman, Cimandiri dan Cilemer di Banten meluap. Air luapan itu merendam 13.755 unit rumah dengan ketinggian bervariasi antara 30 cm hingga 5 meter sebagaimana melanda Ciujung, Serang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada beberapa titik yang cepat surut karena air hanya lewat, tapi untuk yang dekat dengan daerah aliran sungai itu masih sulit diperkirakan," sambung Suyadi.

Menurutnya, seluruh warga yang di jumlah kepala keluarga (KK) yang telah berhasil diungsikan ke titik-titik pengungsian yang dipusatkan di kantor-kantor kecamatan. Di Lebak, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 3.108 KK, di Serang ada 960 KK dan di Pandeglang 9.770 KK.

Berdasar rilis yang diterima dari BNPB, logistik bantuan untuk para pengungsi juga sudah pula disalurkan ke titik-titik pengungsian. Seperti makanan dan obat-obatan.

Namun demikian, masih ada kendala teknis yang dihadapi tim BPBD Banten dan BPB kabupaten di lapangan. Seperti terbatasnya perahu karet untuk evakuasi, tenda, peralatan tidur, air bersih, lauk pauk siap saji dan perlengkapan bayi.

(lh/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini