Tim Gabungan Polri-Polda Dibentuk Sidik VCD Dukungan

Tim Gabungan Polri-Polda Dibentuk Sidik VCD Dukungan

- detikNews
Senin, 26 Jul 2004 16:16 WIB
Jakarta - Untuk melakukan penyidikan kasus VCD dukungan Polri, tim gabungan Polri dan Polda akan dibentuk. Dicari siapa otak pengganda dan penyebar VCD itu. Materinya tidak disidik?"Kepolisian sekarang membentuk tim gabungan untuk mengecek tentang kebenaran VCD itu. Penyebarluasannya, penggandaannya, dan siapa otak dari peristiwa ini. Karena mereka harus bertanggung jawab."Demikian kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Paiman dalam jumpa pers di Mabes Polri Jakarta, Senin (26/7/2004). Jumpa pers digelar usai nonton bersama VCD tersebut.Kenapa yang akan diselidiki yang menyebarluaskan, apakah Kapolwil Banyumas yang berpidato dalam VCD itu tidak ikut diperiksa? tanya wartawan. "Saya tidak katakan dia salah atau benar, yang jelas kita sudah buat tim untuk cek berita ini," kilah Paiman.Dia juga mengelak saat ditanya mengapa para kandidat Pilpres terkesan dijelek-jelekkan, kecuali Mega. Paiman menegaskan, di dalam VCD itu tidak menunjukkan arahan Kapolri untuk memilih salah satu kandidat."Tadi kan yang dijelaskan bukan hanya salah satu calon. Tapi semuanya. Silakan anda-anda menilai," ujar Paiman.Sebenarnya kepentingan polisi itu apa, membuat pertemuan seperti itu? desak wartawan. "Kepentingan kita ke depan, kita tidak ingin perpecahan. Dalam arti, Pemilu harus berjalan aman, tertib, dan lancar," jawab Paiman diplomatis.Di dalam tayangan VCD itu, terlihat seorang anggota Polri membagi-bagikan amplop yang berisi uang kepada hadirin."Yang disampaikan Kapolwil tidak akan mengikat. Anda dikasih uang sekian banyak pun, kalau hati nurani anda tidak ingin memilih itu, ya tidak ada kaitannya. Waktu anda menusuk kan tidak diawasi," kata Paiman mengjelaskan adegan tersebut. Wartawan pun mengerutkan dahi.Polri harus mempertanggungjawabkan hal ini kepada publik, karena Polri juga digaji dari pajak publik? desak wartawan. "Ini hal yang menyangkut masalah intern kita. Kita selesaikan di dalam intern kita, tidak untuk disebarluaskan," tukas Paiman.Acara nonton bersama VCD tersebut berlangsung menarik. Para wartawan menyimak dengan baik setiap perkataan yang dilontarkan Kapolwil Banyumas. Setiap kali dia mengucapkan kata "pilih lah dengan hati nurani", tayangan di-pause.Paiman senantiasa menekankan kalimat tersebut. "Tuh kan, tetap disuruh untuk memilih sesuai hati nurani. Tidak ada pernyataan memilih salah satu pasangan calon," katanya.Sedangkan saat melihat adegan bagi-bagi amplop, para wartawan pun heboh, tertawa dan berdecak, "wah, wah, wah". Sementara Paiman terlihat sejenak menahan nafas. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads