Pertemuan ini bagian dari rangkaian ASEAN Ministerial Meeting (AMM) Retreat dan dihadiri oleh seluruh negara anggota ASEAN dan Deputi Sekjen ASEAN, sekaligus mengawali Keketuaan Kamboja untuk tahun 2012, demikian keterangan pers Ditjen Kerjasama ASEAN melalui Ardian Budhi Nugroho (13/1/2012).
Dalam pertemuan yang berlangsung pada 10/1/2012 itu juga disepakati pembentukan ASEAN SOM Working Group on AIPR yang akan bertugas untuk menyelesaikan konsep Terms of Reference yang telah disiapkan Indonesia tahun lalu dan mempersiapkan launching pembentukan AIPR di tahun 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Isu Kawasan
Berbagai isu politik dan keamanan juga dibahas antara lain mengenai kerjasama ASEAN-Cina khususnya dalam konteks implementasi lebih lanjut Declaration on the Conduct of Parties (DOC) di Laut Cina Selatan.
Juga upaya finalisasi peluncuran resmi ASEAN Institute for Peace and Reconciliation (AIPR), tindak lanjut Bali Concord III, keinginan Timor Leste untuk menjadi negara anggota ASEAN, ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR), ASEAN Security Outlook, ASEAN Maritime Forum, serta Konektivitas ASEAN.
Mengenai isu Laut Cina Selatan dan implementasi DOC, pertemuan mencatat hasil-hasil dari ASEAN SOM Working Group on Code of Conduct (CoC) di Siem Reap (9/1/2012) dan di Bali (13/11/2011) untuk melakukan pembahasan awal mengenai tugas, fungsi, program kerja Working Group ke depan, termasuk yang bersifat substantif seperti elemen-elemen yang akan terkandung di dalam CoC.
Pembahasan ini merupakan wujud proses nyata dari ASEAN yang secara bersama-sama dan terus menerus berupaya membangun kepercayaan, suasana damai, menciptakan kestabilan di kawasan serta mendorong kerjasama bermanfaat bagi seluruh pihak yang berkepentingan.
Timor Leste
Sejalan dengan rekomendasi dan kesepakatan ASEAN di Bali terkait keinginan Timor Leste untuk menjadi negara anggota ASEAN, telah dilakukan juga pembahasan awal pembentukan Working Group of the ASEAN Coordinating Council (WG ACC).
WG ACC akan melakukan tugas untuk mengkaji proses keanggotaan dimaksud dengan memperhatikan modalitas dan saat yang tepat bagi Timor Leste untuk menjadi anggota penuh ASEAN.
Perlindungan HAM
Dalam agenda promosi dan perlindungan HAM, khususnya yang terkait dengan Komisi HAM Antar- Pemerintah ASEAN (AICHR), pertemuan membahas dan menyambut baik Program Kerja 5 Tahun AICHR.
Pertemuan menyambut baik mandat AICHR untuk menyusun ASEAN Declaration on Human Rights (ADHR) yang diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2012.
Disamping itu, disepakati pula bahwa pada tahun 2012, ASEAN Security Outlook (ASO) akan diterbitkan dalam rangka meningkatkan transparansi dan pemahaman kebijakan pertahanan keamanan di kawasan.
Komprehensif
Pertemuan juga telah membahas kemungkinan melibatkan negara Mitra Wicara ASEAN dalam ASEAN Maritime Forum (AMF), khususnya partisipasi non-pemerintah, sebagai suatu forum yang difokuskan pada dialog, koordinasi dan kerjasama mengenai isu-isu kelautan secara komprehensif di antara negara anggota ASEAN.
Para pejabat senior ASEAN juga membahas kelanjutan berbagai gagasan dalam rangka mendorong dan merealisasikan ASEAN Connectivity, termasuk didalamnya mengenai berbagai inisiatif untuk 'memasyarakatkan' konektivitas di kawasan.
Indonesia, Brunei Darussalam dan Malaysia saat ini juga dalam tahapan proses penyusunan suatu program Konektivitas ASEAN yang akan dilaksanakan di Kalimantan, Sarawak, Sabah dan Brunei Darussalam di tahun 2012 ini.
Selain itu, pertemuan juga membahas rencana kegiatan menyambut 15 tahun hubungan kerjasama ASEAN dengan Plus Three (Cina, Jepang, dan Korea Selatan).
(es/es)











































