"Dari 11 pucuk sudah dicek. Tidak ada dalam daftar inventaris organik TNI/Polri dan sampai sekarang tidak terdaftar dalam database TNI/Polri," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (13/1/2012).
Saud menjelaskan 11 senpi tersebut terdiri dari 2 pucuk pistol bermerek Baretta kaliber 22 buatan Amerika, 1 pucuk pistol merek Baretta kaliber 22 buatan Italia, 1 pucuk senjata api merek Baretta kaliber 32 buatan Amerika, 1 pucuk pistol merek Protector kaliber 8 buatan Jerman, 1 pucuk pistol kaliber 38 auto buatan Amerika, 1 pucuk pistol walter kaliber 22 buatan Jerman, 1 pucuk pistol Walter kaliber 9 mm buatan Jerman, 1 pucuk pistol merek Baretta kaliber 22 buatan Italia, 1 pucuk revolver merek Wimley Conversion kaliber 28, dan 1 pucuk revolver tanpa merek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang pengepul curiga tabung itu terasa berat saat dibawa ke bengkel tabung PT Bejana Agung Wajatama. Saat diperiksa ternyata berisi senpi dan sabu. Pengepul itu kemudian melapor ke polisi. Misteri kasus ini belum terpecahkan.
(gus/nrl)










































