Sabam datang bersama dua orang kerabatnya, tak lama sebelum rombongan LPSK datang. Mengenakan b1lezer warna hitam, Sabam saudara perempuan Rosa dan seorang laki-laki berbadan tegap.
Sabam tak berkomentar mengenai kedatangannya ke KPK. Perempuan yang berusia sekitar 60-an tahun ini, memang sebelumnya selalu rutin hadir di persidangan kasus suap wisma atlet, di mana Rosa menjadi terdakwa.
Selain kerabat Rosa, siang ini, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan LPSK yang diwakili Anggota LPSK bidang penanggung jawab bantuan hukum, kompensasi, dan restitusi LPSK, Lili Pintauli Siregar.
Lili yang tiba dengan tiga orang stafnya tiba di kantor KPK sekitar pukul 13.50 WIB. Sambil membawa beberapa bungkusan Lili belum mau berkomentar terkait maksud kedatangannya.
"Nanti saja ya, karena sedang ditunggu sama psikolognya," kata Komisoner LPSK, Lili Pintauli Siregar di kantor KPK, Jakarta.
Saat dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan kedatangan LPSK ke KPK dalam rangka koordinasi pengamanan terhadap terpidana kasus suap wisma atlet Mindo Rosalina Manulang.
"Ya dalam rangka koordinasi soal Rosa," kata Johan
(fjr/mad)











































