"Aparat itu inisialnya RM," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jumat (13/1/2012).
Menurut Rikwanto, RM sudah diperiksa. "Kalau memang ada kelalaian itu harus dikenakan sanski. Seperti disiplin, bisa kode etik, itu berdasarkan hasil pemeriksaan," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin pada waktu itu dia merasa itu prioritas. Karena dia melakukan pengawalan membawa uang," ucap Rikwanto.
RM yang mengawal mobil Securicor marah-marah setelah diberhentikan oleh petugas BLU TransJakarta, Rocky, gara-gara menyerobot jalur TransJ Koridor IV (Pulogadung-Dukuh Atas 2) pada Kamis kemarin pukul 08.15 WIB. Oknum polisi itu bahkan mengancam akan membunuh Rocky dan lalu melepaskan tembakan ke udara.
Peristiwa penembakan itu terjadi di jalur TransJ yang bersinggungan dengan Jalan Pramuka Raya, Jakarta Timur.
Saat itu, mobil tipe Isuzu Panther bernomor polisi B 1071 TFV milik Securicor menyerobot jalur TransJ yang tepatnya berada di depan Hotel Sentral, Jalan Pramuka Raya arah Matraman. Saat mobilnya dihadang, sang polisi marah. Dia turun dari mobil Securicor dan menghampiri Rocky.
(nik/nrl)











































