Sementara pemukiman warga yang sebelumnya sudah tergenang air, kini kian bertambah seperti di kawasan Sentosa, Plaju, serta Gandus. Ketinggian air lamban surut, sebab sejumlah wilayah pemukiman selokannya tidak berfungsi.
Bahkan ada sejumlah warga yang menutup selokan atau parit guna pemasangan pagar. Akibat air hujan tidak mengalir ke anak sungai, sehingga air meluap ke jalan, dan genangan air di rumah warga lamban turun.
"Seharusnya pemerintah menegur rumah yang tidak punya parit, dan mengharuskan mereka membuat parit. Sebab dampak dari sikap mereka itu wilayah ini selalu mengalami banjir," kata Nanang, warga Sentosa kepada detikcom, Kamis (12/01/2012).
Sementara ketinggian air Sungai Musi terus meningkat. Rumah-rumah panggung yang berada di tepiannya sebagian tidak terlihat lagi tiang rumahnya. Air Sungai Musi nyaris rata dengan lantai rumah panggung yang rata-rata terlihat sekitar dua meter di kala air Sungai Musi normal.
Selain volumenya bertambah, arus Sungai Musi juga kian kencang sehingga perahu ketek atau bermesin motor mengalami kesulitan melaju saat melawan arus atau mengarah ke hulu.
(tw/her)











































