"Inti dari turisme adalah networking. Jika bergerak sendiri tidak akan berhasil," ujar Wapres Boediono saat membuka ASEAN Tourism Forum di Grand Kawanua Room, Hotel Novotel, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (12/1/2011).
Menurut Boediono, pada November lalu di ASEAN Summit Bali, para pemimpin ASEAN telah sepakat untuk mewujudkan kawasan bebas visa untuk semua warga Asia Tenggara. Para pemimpin ASEAN juga mengakui pentingnya memberikan satu visa kawasan bagi warga dunia lainnya. Dia berharap kesepakatan ini bisa segera dilaksanakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Sekretaris Jenderal World Tourism Organization, Taleb D Rifai, mengatakan dalam situasi ekonomi dunia yang mencemaskan terutama di Eropa, Pariwisata di Asia Tenggara terus tumbuh. Persentase kenaikan turis hingga 9 persen setiap tahun sangat mengagumkan.
"Tak ada hal lain yang lebih menyatukan manusia daripada pariwisata karena pengalaman bertemu dan melihat dunia lain," kata dia.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu menambahkan, peningkatan kerjasama dengan Jepang, Cina, Korea dan India, terus dilakukan. Selain Eropa, 4 negara Asia tersebut merupakan pasar potensial untuk pariwisata ASEAN.
(rdf/her)











































