Dalam peristiwa itu, seorang mahasiswi Universitas Bina Nusantara (Binus), Monica Alexandra (20), terluka akibat goresan pisau pelaku. Tidak hanya itu, pelaku yang hanya seorang diri itu mengambil satu unit BlackBerry dan dompet berisi uang Rp 150 ribu milik Monica.
"Kejadiannya sekitar pukul 17.00 WIB. Waktu itu, saya naik Metro Mini di Rawabelong, mau pulang ke rumah," kata Monica saat dihubungi wartawan, Kamis (12/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesampainya di Jalan Tobar, Tanjung Duren, Jakarta Barat, seorang penumpang pria naik Metro Mini itu melalui pintu depan. Pria tersebut mengenakan celana panjang dan kaos.
"Pria itu memakai topi dan wajahnya ditutupi cadar. Hanya matanya saja yang terlihat," ujarnya.
Setelah berada di atas Metro Mini, tiba-tiba saja pria itu mengacungkan senjata tajam jenis pisau sepanjang sekitar 10 cm ke arah para penumpang. Sontak, para penumpang, termasuk Monica ketakutan dan hanya terdiam saja.
Mengetahui ada gangguan di kabin penumpang, sopir Metro Mini kemudian bermaksud menepikan mobilnya dan menghentikannya. Namun, hal itu dicegah oleh pelaku. "Dia lalu bilang 'jangan berhenti, jalan terus!'," katanya.
Kemudian, pelaku menuju ke arah tempat duduk Monica yang berada di bangku tengah. Sambil menekankan pisaunya ke paha kiri Monica, pelaku memaksa Monica untuk menyerahkan handphone dan dompetnya.
"Paha saya sampai berdarah. Karena saya takut, saya serahkan saja BlackBerry dan dompet saya, isinya hanya uang Rp 150 ribu sama kartu ATM," katanya.
Selain Monica, penumpang lain pun turut diminta menyerahkan barang-barang berharga. "Yang lain juga ngasihin handphone dan dompetnya," imbuhnya.
Monica melanjutkan saat itu seluruh penumpang ketakutan. Bahkan kenek Metro Mini pun tidak bisa berbuat apa-apa. Usai menjarah barang-barang milik penumpang, pria tersebut lalu turun dari Metro Mini. Setelah itu, pelaku kemudian naik ke sepeda motor yang diduga telah membuntuti Metro Mini.
"Kejadian itu hanya berlangsung sekitar 10 menit atau sepanjang 400 meter jalan saja," pungkasnya.
Monica telah melapor ke Polsek Tanjung Duren. Namun, ia hanya melaporkan kehilangan barang saja.
Sementara itu, dihubungi terpisah, Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Indra Lesmana mengatakan pihaknya belum mengetahui kasus tersebut. "Nanti akan saya cek lebih dulu ke anggota, apakah laporan itu ada atau tidak," ujar Indra.
(mei/vta)











































