"Ada 34 anggota DPR yang menandatangani usulan dibentuknya pansus agraria," ujar koordinator lapangan, Agustian, dari atas mobil komando yang terparkir di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/1/2012).
Mendengar itu, para demonstran pun bertepuk tangan. Setelah itu mereka membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 18.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi yang semula berjaga di area dalam DPR pun mulai membubarkan diri. Sementara itu polisi lalu lintas sibuk mengatur kendaran yang melintas di jalan arteri. Cuaca gerimis.
Beberapa politikus yang mendatangani usulan pembentukan pansus aagraria antara lain Eva Sundari (PDIP), Ahmad Muzani (Gerindra), Akbar Faisal (Hanura), TB Hasanuddin (PDIP). Dalam kertas berisi tanda tangan itu, tak tampak tanda tangan politikus Partai Demokrat. Tanda tangan ini didapat setelah perwakilan demonstran bergerilya mencari tanda tangan.
Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Idham Arsyad yang ditemui Jurnalparlemen.com menyatakan tanda tangan ini sebagai dukungan politik untuk menyelesaikan konflik agraria. Sekber Pemulihan Hak-hak Rakyat mendesak Dewan untuk membentuk Pansus Agraria supaya hal-hal yang terkait pertanahan yang berkaitan dengan sektor lain dapat diselesaikan oleh Pansus.
(vit/nwk)











































