Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Idham Arsyad yang ditemui Jurnalparlemen.com menyatakan, sejauh ini baru 11 tanda tangan anggota Dewan. "Selain dari PDIP seperti Budiman Sudjatmiko juga dari anggota Fraksi Hanura seperti Akbar Faizal dan Djamal Aziz," kata Idham.
Tanda tangan ini, kata Idham, sebagai dukungan politik untuk menyelesaikan konflik agraria. Sekber Pemulihan Hak-hak Rakyat mendesak Dewan untuk membentuk Pansus Agraria supaya hal-hal yang terkait pertanahan yang berkaitan dengan sektor lain dapat diselesaikan oleh Pansus.
"Selama ini ada Panja Konflik Pertanahan tapi itu tak menyelesaikan masalah karena konflik itu terkait sektor lain seperti pertambangan dan kehutanan. Ini harus lintas komisi karena harus lewat Pansus," kata Idham.
"Kita berharap tanda tangan sebanyak-banyaknya tapi untuk Pansus cukup 25 hingga 30 suara," tambahnya.
(nwk/nwk)











































