Jika Dipaksa Pindah, Pedagang Pasar 16 Ilir Palembang Mogok
Senin, 26 Jul 2004 11:43 WIB
Palembang - Rencana pemindahan para pedagang sayuran dan pedagang kaki lima ke Pasar Induk Jakabaring, Palembang, pada Rabu (28/7/2004) besok, terus mendapat penolakan. Bahkan para pedagang pagi Pasar 16 Ilir siap melakukan mogok."Ancaman kami bukan main-main. Para pedagang dan penyalur sayuran juga siap melakukan mogok minimal selama tiga hari. Coba rasakan? Jangan kami saja yang harus dipaksa," kata Ridwan, koordinator Aliansi Pedagang Pagi Pasar 16 Ilir (AP316) kepada detikcom, di Pasar 16 Ilir, Senin (26/7/2004) pagi.Penolakan pemindahan itu lantaran fasilitas di Pasar Induk Jakabaring itu belum sempurna. Misalnya kondisi terminal dan dermaga Sungai Ogan yang belum selesai dibangun. Juga tidak terdapatnya lokasi tempat pedagang pengecer. Selain itu para pedagang juga masih ragu dengan transportasi ke lokasi tersebut. "Kami ragu apakah para pelanggan kami mau ke sana. Selain terlalu jauh juga biayanya bertambah. Kami yakin akan sepi," kata Ridwan.Ridwan mendengar bahwa pemerintah kota Palembang akan menyiapkan sedikitnya 400 petugas polisi pamong praja dan TNI, dalam proses pemindahan para pedagang ke Pasar Induk Jakabaring, pada Rabu (28/7/2004)."Kami tidak mau bentrok. Jadi aksi kami ya itu mogok. Kami hanya menuntut penundaan hingga fasilitas pasar induk itu benar-benar disempurnakan," kata Ridwan.Sebelumnya, meskipun telah diprotes para pedagang Walikota Palembang Eddy Santana Putra kepada pers di Palembang (25/7/2004) menegaskan akan tetap memindahkan para pedagang eceran dan grosir ke Pasar Induk Jakabaring. Menurutnya, Pemkot Palembang telah membentuk tim untuk merencanakan pemindahan para pedagang tersebut.Menurut Eddy, fungsi utama Pasar Induk untuk mendekatkan produsen sayur mayur dan buah-buahan di Sumatera Selatan. Katanya, selama ini pasokan sayur mayur dan buah-buahan banyak didatangkan dari luar Sumsel. Diharapkan, dengan adanya keberadaan Pasar Induk Jakabaring ini, pemasaran komoditi daerah di Sumsel dapat meningkat.
(nrl/)











































