Hal ini disebutkan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Azis Syamsuddin di Medan, Sumatera Utara (Sumut) usai melakukan kunjungan ke Aceh selama dua hari.
Dari hasil kunjungannya, Azis menyebutkan, Komisi III DPR RI melihat kondisi keamanan di Aceh memburuk dengan terjadinya penembakan pekerja asal Jawa di sejumlah wilayah di Aceh menjelang Pilkada. Namun belum dapat dipastikan penembakan tersebut berkaitan erat dengan Pilkada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Azis, jika dalam rapat koordinasi nantinya Polri dan Menko Polhukam tidak bisa menjamin keamanan di Aceh, Pilkada Aceh yang sebelumnya terjadwa 16 Februari 2012 mendatang sebaiknya ditunda.
Selain itu, Komisi III DPR RI juga mendesak kepolisian segera mengusut kasus penembakan agar masyarakat tidak terus-menerus diteror ketakutan.
"Semua kasus penembakan harus diusus tuntas secepatnya. Jika tidak, masyarakat di Aceh akan merasa ketakutan berkepanjangan," tambah Azis.
Dalam kunjungannya di Aceh, rombongan Komisi III DPR RI yang berjumlah 10 orang, bertemu jajaran Pemerintah Aceh, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Adi Mulyono, Kapolda Irjen Pol Iskandar Hasan dan tokoh masyarakat.
Komisi III DPR RI juga menjenguk korban penembakan yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Zainoel Abidin, Banda Aceh.
Aksi penembakan yang dilakukan OTK di tiga lokasi menewaskan enam orang, sebagian besar korban adalah pekerja asal Jawa.
(rul/anw)










































