Kondisi Keamanan Terganggau, Pilkada di Aceh Terancam Ditunda

Kondisi Keamanan Terganggau, Pilkada di Aceh Terancam Ditunda

- detikNews
Kamis, 12 Jan 2012 14:38 WIB
Medan - Kondisi keamanan di Aceh tidak kondusif dalam tiga pekan terakhir. Sekolompok Orang Tak Dikenal (OTK) bersenjata menembak warga di sejumlah lokasi. Kondisi ini mengancam Pilkada Aceh ditunda hingga keamanan pulih.

Hal ini disebutkan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Azis Syamsuddin di Medan, Sumatera Utara (Sumut) usai melakukan kunjungan ke Aceh selama dua hari.

Dari hasil kunjungannya, Azis menyebutkan, Komisi III DPR RI melihat kondisi keamanan di Aceh memburuk dengan terjadinya penembakan pekerja asal Jawa di sejumlah wilayah di Aceh menjelang Pilkada. Namun belum dapat dipastikan penembakan tersebut berkaitan erat dengan Pilkada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Komisi III DPR RI akan melakukan rapat koordinasi dengan Kapolri, Jaksa Agung dan Menko Polkam di Jakarta terkait kondisi keamanan di Aceh. Bisa jadi Komisi III akan mengusulkan Pilkada ditunda," kata Azis di Medan, Kamis (12/1/2012).

Menurut Azis, jika dalam rapat koordinasi nantinya Polri dan Menko Polhukam tidak bisa menjamin keamanan di Aceh, Pilkada Aceh yang sebelumnya terjadwa 16 Februari 2012 mendatang sebaiknya ditunda.

Selain itu, Komisi III DPR RI juga mendesak kepolisian segera mengusut kasus penembakan agar masyarakat tidak terus-menerus diteror ketakutan.

"Semua kasus penembakan harus diusus tuntas secepatnya. Jika tidak, masyarakat di Aceh akan merasa ketakutan berkepanjangan," tambah Azis.

Dalam kunjungannya di Aceh, rombongan Komisi III DPR RI yang berjumlah 10 orang, bertemu jajaran Pemerintah Aceh, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Adi Mulyono, Kapolda Irjen Pol Iskandar Hasan dan tokoh masyarakat.

Komisi III DPR RI juga menjenguk korban penembakan yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Aksi penembakan yang dilakukan OTK di tiga lokasi menewaskan enam orang, sebagian besar korban adalah pekerja asal Jawa.

(rul/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini